Langkah Pertama Saat Memutuskan Berbisnis

Ketika Anda ingin memulai sebuah usaha, pastikan langkah pertama saat memutuskan berbisnis adalah mempersiapkan semua hal secara matang. Meski banyak orang bilang, berbisnis itu seperti mengundi nasib, berjudi. Modal yang akan kita lepas untuk usaha, akan dipertaruhkan. Hasilnya usaha Anda bisa sukses, atau bisa gagal, hingga duit Anda pun melayang.

Anggapan seperti itu, tidak semua benar, dan tidak semua salah. Bisnis yang tidak disiapkan dengan baik, tentu bisa menuai celaka. Dalam kasus ini, seorang yang memulai bisnis tanpa dasar yang baik, hanya mengharapkan kemungkinan, maka dia sedang mengundi hidupnya.

Namun, bisnis juga berarti sebuah strategi, yang disiapkan melalui perhitungan-perhitungan pelik, namun masuk akal. Sehingga jalan kesuksesan, sebenarnya bisa dicapai, bila semua perhitungan itu bisa dilakukan. Di sinilah bedanya bisnis dengan berjudi, yang hanya menggantungkan pada keberuntungan.

Pengolahan data dan analisis, bagi seseorang yang ingin memulai bisnis, adalah sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan, seharusnya. Apalagi mengembangkan bisnis yang sukses. Dan ketika kesuksesan itu diraih, para investor, vendor, pelanggan dan orang-orang yang bekerja untuk Anda juga akan menikmati keberhasilan itu.

Setelah melakukan langkah pertama saat memutuskan berbisnis, selanjutnya membuat perencanaan. Perencanaan harus dilakukan dengan saksama. Sebagian keputusan bisnis yang akan dibuat kelak di kemudian hari akan jauh lebih efektif bila didasarkan pada model bisnis yang tepat, karena tanpa itu, berat rasanya untuk meraih kesuksesan.

Nah, ketika Anda menganalisis model bisnis Anda saat ini, yang pertama harus dilakukan adalah Anda harus memahami bahwa bisnis ini akan punya kemungkinan gagal. Karenanya singkirkan segala sikap yang terlalu optimis, apalagi yang sangat berlebihan.

Misalnya, produk Anda lebih baik dengan pesaing, atau lebih murah. Sehingga Anda yakin akan mudah bersaing dengan pengusaha sejenis. Memang ini intuisi yang baik, namun, itu tidak akan efektif bila Anda belum bicara dengan 200 orang di daerah itu, dan 80% di antara mereka akan menyambut baik produk yang akan Anda jajakan.

Dengan kata lain, intuisi bisnis Anda akan menjadi sebuah asumsi yang valid bila Anda sudah melakukan riset yang mendalam terkait potensi produk yang akan ditawarkan. Jadi kunci utamanya adalah selalu bersikap obyektif.

Anda harus mengakui betapa sulitnya menciptakan dan memiliki usaha yang sukses. Banyak bisnis yang bangkrut dalam periode setahun atau dua tahun pertamanya. Bisa saja ada investor yang masuk, namun, keberhasilan investasi itu juga akan tergantung dari besarnya ide yang Anda miliki.

Karenanya, selalu konsultasikan hal-hal yang akan menghambat usaha Anda. Banyak pendapat, tentu akan lebih baik dari hanya satu wacana yang berasal dari satu sumber. Bagaimana pun, Anda perlu melakukan evaluasi terhadap bisnia yang akan atau yang baru Anda mulai.

Carilah orang-orang yang mau memberikan pendapat, yang mau mengatakan apa yang mereka pikirkan, bukan yang ingin mengatakan apa yang ingin Anda dengar.

Baca juga : Mengasah Daya Saing Diri

Dan yang tak hanya kalah penting, dan ini yang membedakan dengan aksi judi, adalah pemakaian data statistik. Karena dengan data yang valid, Anda akan menghindari aksi menebak, yang tidak berdasar. Bisnis memang perlu detail, karena itu kunci.

Dan ketika Anda melakukan evaluasi, tetaplah bersikap  pragmatis, serta teguh dalam pendirian. Hindari menipu diri sendiri dalam proyeksi bisnis yang serba indah. Bahkan sebuah bisnis yang terlihat tahan banting, harus dikupas mendalam, untuk melihat kelemahannya.

Contohlah pebalap Formula 1. Ia serius memacu kendaraannya, dengan kecepatan kencang. Namun ia juga harus terus waspada. Ia menggunakan matanya untuk melihat track, ia juga mendengar instruksi dari timnya untuk menakar kekuatan lawan. Bila ia meremehkan satu aspek, satu kesalahan kecil akan terjadi. Dan tentu akibatnya fatal.

Jadi apa langkah pertama saat memutuskan berbisnis?

Editor : Erland
Foto : freepik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *